Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kementrian Kesehatan : Siapkan Vaksin Booster buat Anak di Tahun 2022


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam talkshow yang digembar-gemborkan 'Ngobrol Tempo' mengatakan kebutuhan vaksin nasional tahun depan akan mencakup dua program, yaitu vaksinasi untuk anak-anak dan booster shot. Ini akan membutuhkan setidaknya lebih dari 50 juta dosis.


"Vaksin booster pemerintah 100 juta, booster berbayar 121 juta dosis," kata Budi dalam acara yang digelar secara virtual, Selasa, 28 Desember.


Untuk suntikan Covid-19 ketiga, Kementerian Kesehatan memperkirakan akan dipasok dari sumbangan vaksin, terutama dari 54 juta dosis yang diharapkan dari fasilitas COVAX.


“Instruksi Covax baru-baru ini mengatakan bahwa itu tidak akan memberikan vaksin hanya untuk 20 persen populasi, tetapi 30 persen. Jadi, Indonesia akan menerima 10 persen lebih banyak berdasarkan jumlah penduduk. Jadi kita dapat menerima (vaksin untuk) 27 juta orang atau setara dengan 54 juta dosis vaksin,” kata Budi.


Pada catatan lain, FDA AS menyetujui penggunaan setengah dosis Moderna sebagai suntikan booster. Dianggap bahwa dosis penuh vaksin telah menunjukkan efek samping yang cukup kuat.


Hal ini sebenarnya telah disahkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM). Laporan efektivitas booster setengah dosis ini akan dikeluarkan pada 10 Januari karena sedang diuji kembali oleh tim peneliti dari ITAGI, profesor dari beberapa universitas seperti Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada.


Pemerintah, menurut Menkes, bisa memanfaatkan setengah dosis vaksin Pfizer dan Moderna sebagai booster shot. Artinya, ada 54 juta dosis vaksin dari skema donasi yang bisa disuntikkan ke 100 juta penduduk Indonesia.

Posting Komentar untuk "Kementrian Kesehatan : Siapkan Vaksin Booster buat Anak di Tahun 2022"